21 Jun 2026, 19:41
Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar sebuah acara besar yang dihadiri oleh sejumlah alumni, bertajuk “Akulturasa”. Acara ini berlangsung di ITB Kampus Ganesha, Jalan Ganesha, Bandung, Sabtu (20/06/2026).
Melalui tema "Ruang Kolaborasi Sains, Teknologi, Budaya, dan Pangan dalam Simpul Ganesha", Akulturasa menjadi momen berharga bagi keluarga besar alumni ITB untuk kembali terhubung dan mempererat tali silaturahmi. Melalui kegiatan ini, Program Studi Astronomi menghadirkan ruang khusus bagi para alumninya untuk berkumpul, berbagi cerita, serta menjalin kembali hubungan yang mungkin sempat terputus setelah menyelesaikan studi.
Ruang temu alumni yang dibuka sepanjang acara menjadi wadah bagi lulusan dari berbagai angkatan untuk saling bertukar kabar, membangun jejaring, dan mengenang perjalanan mereka selama menjadi bagian dari Astronomi ITB. Kehadiran ruangan ini juga memberikan kesempatan bagi alumni untuk bertemu kembali dengan sesama rekan, dosen, maupun sivitas akademika yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan mereka.
Salah satu tujuan utama penyediaan ruang alumni ini adalah menciptakan tempat yang dapat mempererat hubungan antaralumni sekaligus menjembatani interaksi antara alumni dan mahasiswa. Ketua Program Studi Sarjana Astronomi ITB, Dr. Kiki Vierdayanti, S.Si., M.Sc. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai upaya menjaga kedekatan keluarga besar Astronomi yang sering kali terpisah oleh kesibukan dan jarak setelah lulus.
"Kami ingin menyediakan tempat untuk alumni agar bisa merasakan rasa kembali ke rumah," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan tidak terbatas pada apa yang dipelajari di dalam kelas. Pengalaman alumni setelah lulus, baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari, merupakan sumber pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa. Melalui pertemuan seperti ini, mahasiswa dapat mengenal berbagai perjalanan karier alumni dan memperoleh wawasan mengenai beragam peluang yang dapat ditempuh oleh lulusan Astronomi.
Selain menjadi ajang reuni, acara Akulturasa ini juga turut memperkuat rasa kebersamaan dalam keluarga besar Astronomi ITB. Alumni dari berbagai angkatan yang hadir mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif penyediaan ruang khusus tersebut. Kehadiran ruang temu alumni memberikan kesempatan yang lebih nyaman untuk berbincang, bertukar cerita, serta mempererat hubungan antara alumni dan lingkungan kampus.
Sejumlah alumni juga menilai bahwa kegiatan seperti ini berpotensi memperkuat keterlibatan alumni dalam mendukung perkembangan program studi dan mahasiswa. Pertemuan yang berlangsung tidak hanya menjadi sarana bernostalgia, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya berbagai gagasan, kolaborasi, dan kontribusi yang dapat diberikan kembali kepada almamater.
Antusiasme yang ditunjukkan para alumni selama Akulturasa ITB 2026 menjadi bukti bahwa kebutuhan akan ruang berkumpul dan berjejaring masih sangat besar. Dengan hadirnya wadah tersebut, hubungan antara kampus, mahasiswa, dan alumni dapat terus terjaga. Lebih dari sekadar reuni, Akulturasa menjadi pengingat bahwa Astronomi ITB senantiasa menjadi tempat pulang bagi para alumninya, sekaligus ruang untuk tumbuh dan berbagi lintas generasi. [JA]